
detif.id – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Adminitrasi Jakarta Barat, DKI Jakarta gencar melakukan fogging atau pengasapan di daerah endemis Demam Berdarah Dengue (DBD), Rabu (14/9/2021).
Ketua RT 001 RW 004 Kampung Alastua Marpu Randi mengatakan pengasapan difokuskan di Kelurahan Semanan. Karena di Kelurahan tersebut 2 orang warga ditemukan terjangkit DBD.
“Ada 2 warga yang sudah terjangkit DBD, namun Alhamdulillah sudah sembuh, untuk itu kita gencarkan fogging guna mencegah berkembangnya nyamuk aedes aegypty,” katanya.
Marpu Randi menjelaskan, penyakit DBD sangat bergantung pada periode waktu, yakni intensitas nyamuk tinggi saat musim hujan seperti saat ini.
“Intensitas nyamuk tinggi saat musim hujan seperti saat ini, untuk itu pengasapan dilakukan di seluruh saluran air dan tempat-tempat bersarangnya nyamuk, begitu pula pada setiap sudut rumah warga,” imbuhnya.
Dinkes Jakarta Barat mengajak kepada masyarakat untuk tetap menjaga kebersihan lingkungan dengan 3M Menguras, Menutupi, dan Mengubur.
“Sampai detik ini kasus DBD belum menunjukkan Kejadian Luar Biasa (KLB), masih satu atau dua yang terjangkit, sehingga belum ada lonjakan yang cukup tinggi,” tegasnya.
Selain pengasapan, Dinkes juga menggandeng juru pemantau jentik atau jumantik untuk mensosialisasikan kepada masyarakat supaya berperilaku hidup bersih dan sehat. Sehingga penyebaran penyakit DBD di Jakarta Barat dapat teratasi dengan baik.
“Antisipasi kami itu, seksi pengendalian dan pencegahan penyakit menular sudah kita terjunkan untuk melakukan sosialisasi ke masyarakat agar tidak terjadi lonjakan kasus DBD,” pungkas Marpu Randi dilokasi Fogging. (Junai/Gunardi)
