SOROT. tv
Mengungkap Berita Bisnis Ilegal
Jakbar/Tangerang, Sorot tv
Sesuai hasil investigasi Sorot tv di lapangan, Rian pemilik 6 armada truk siluman yang telah dimodifkasi, bebas menyedot BBM bersubsidi jenis Bio Solar dari sejumlah SPBU di Cengkareng & Tangerang.
Bebasnya truk siluman milik Rian menyedot BBM bersubsidi dari sejumlah SPBU di Cengkareng & Tangerang, ditengarai antara pemilik SPBU dengan mafia BBM (Rian) terlibat intrix persekongkolan. Terbukti, truk siluman milik Rian dapat melakukan pengisisian secara berulang-ulang, diduga menggunakan barcode.

Informasi yang dihimpun Sorot tv di lapangan, kegiatan tersebut dikendalikan Rian. Mafia BBM tersebut berperan mengendalikan keluar masuknya kendaraan untuk pengisian Bio Solar bersubsidi di sejumlah SPBU di Cengkareng & Tangerang.
Masifnya praktek illegal yang dilakukan mafia BBM bersubsidi, berdampak buruk bagi pelayanan Pertamina menjadi banyak SPBU tidak merata. Diduga keras, setiap truk siluman dapat menyedot BBM solar bersubsidi kisaran 2000 liter sampai dengan 4000 liter.
Keterangan lain yang diperoleh Sorot tv di lapangan, enam (6) truk siluman tersebut dilengkapi 30 S/d 60 No polisi palsu. ”Sehingga setiap masuk SPBU, No Polisi diganti, sehingga polisi dan wartawan kesulitan untuk melacak,” ungkap salah seorang sopir truck siluman yang tidak meyadari dia sedang berbicara dengan wartawan.
Ditengarai, lewat truk box siluman mafia BBM bersubsidi setiap hari dapat menyedot puluhan ribu liter dari SPBU di Jakarta dan Tangerang, Banten. Hasil sedotan mobil truk siluman tersebut terlebih dahulu ditimbun di gudang berkedok bengkel di Kampung Bayur, Kelurahan Priuk Jaya.

“Setelah aman BBM bersubsidi yang ditimbun, baru dijual ke pabrik industri dengan harga mahal,” demikian dituturkan Aweng bukan nama sebenarnya, mantan anak buah salah satu mafia BBM bersubsidi yang sudah resign.
Akibat aksi oknum mafia BBM bersubsidi tersebut, negara sudah dirugikan banyak, sehingga jalan jerat hukum berat, telah menanti mafia BBM tersebut.
Karenanya, sejumlah masyarakat di Cengkarenag maupun yang di Tangerang Banten meminta ,”Ditreskrimsus Polda Metro Jaya segara menindak tegas mafia BBM yang terbukti meimbun BBM bersubsidi yang dibeli dengan harga KKN dari pemilik SPBU,” ujar salah seorang tokoh masyarakat.
Keterangan lain yang diperoleh Sorot tv, penimbunan BBM bersubsidi ada di Bayur, Benda dan Cengkareng Jakarta Barat. (Rdt /BM/tim)

