Jakarta, detif.id
Kehadiran calo tiket liar di terminal penumpang Tanjung Priok, Jakarta Utara sudah sangat meresahkan. Namun Sandi, sebagai Kepala Terminal Tanjung Priok terkesan tidak mau perduli.
Terbukti, 3 hari tim detif.id/detif Tv chanel berupaya untuk mengkonfirmasi Sandi tentang ketidak-nyamanan penumpang atas ulah para calo calo tiket, tidak pernah berhasil di temui wartawan di ruang kerjanya.
“Bapak sejak pagi sudah keluar ke UPT,”ungkap salah seorang petugas di depan pintu masuk ruangan Kepala Terminal.

Keterangan lain yang diperoleh, munculnya pungutan liar di terminal tersebut mengakibatkan tata kelola di terminal Tanjung Priok disebut amburadul.
Ditambah lagi, aksi pemalakan terhadap sopir angkot dan pengendara yang melintas sering ikut menjadi korban pemalakan, melengkapi rawannya keamanan di kawasan terminal tersebut.
Baca Juga: Terminal Bus Kalideres Semakin Rapi & Bersih
Praktek percaloan tiket dengan harga yang tidak resmi, serta penipuan terhadap penumpang yang baru tiba di terminal luput dari pengawasan Sandi sebagai kepala terminal membuktikan kinerjanya belum maksimal.
Di sisi lain, kerusakan fasilitas ruang tunggu yang tidak nyaman, seperti bangku berkarat dan banyak yang patah sudah sejak lama tidak berfungsi, masih dibiarkan Sandi tanpa perbaikan. Akibatnya, menjelang lebaran, penumpang banyak yang duduk di lantai.

Ditambah lagi, kebersihan terminal Tanjung Priok yang kurang terjaga membuat para pengguna jasa transportasi umum mendesak Gubernur DKI Jakarta, Kadis Perhubungan DKI Jakarta dengan pengelola terminal untuk segera bertindak.
Sementara, syarat keamanan bus juga sangat tidak nyaman. Terbukti, ban armada bus antar propinsi dipergunakan ban vulkanisir, dan diantaranya banyak yang sudah pada gundul.
Pemeriksaan mencakup fungsi rem, lampu sein, hingga kelengkapan dukumen guna meminimalkan resiko kecelakaan dijalan kurang mendapat perhatian dari Kepala terminal Tanjung Priok, Jakarta Utara.
Oleh kareananya, Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Budi Awaludin dan Pramono Anung, Guberrnur DKI Jakarta diharapkan harus melakukan sidak ke terminal bus Tanjung Priok, Jakarta Utara.
“Jika memang dalam sidak dinilai Sandi, Kepala Terminal Tanjung Priok belum mampu menjalankan tupoksinya, langkah tepat bila Sandi sebagai Kepala Terminal Tanjung Priok kami harapkan segera diganti,” ungkap penumpang asal Madura, lepas begitu saja menjawab pertanyaan wartawan.
Agar terhindar dari pemberitaan sepihak, detif.id/detif Tv chanel sudah melayangkan konfirmasi secara tertulis. Ironisnya, sampai sejauh ini konfirmasi wartawan terhadap terhadap Sandi belum mendapat tanggapan.
( Radot M/Besli/Tim)

