Bawaslu Padang usulkan anggaran Rp16 miliar lebih untuk Pilkada 2024

Date:

detif.id – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Padang, Sumatera Barat mengusulkan anggaran pengawasan Pilkada 2024 ke Pemkot Padang sebesar Rp16 miliar lebih, agar dianggarkan dalam APBD Padang 2024.

“Kami sudah ajukan usulan tersebut dan memang jumlah itu meningkat 100 persen dibandingkan Pemilihan Umum Wali Kota dan Wakil Wali Kota Padang 2018-2023,” kata Ketua Bawaslu Padang Dorri Putra, di Padang, Senin.

Menurut dia, pada Pilkada Kota Padang 2018, bawaslu mendapatkan anggaran dari APBD Padang sebesar Rp8 miliar dan untuk Pilkada 2024 anggaran tersebut naik dua kali lipat.

“Kami sudah hitung kebutuhan pengawasan yang akan dilakukan di lapangan dan akan membicarakan dengan Pemkot Padang. Kami masih menunggu undangan dari pemkot untuk itu,” kata dia.

Jika anggaran tersebut disetujui tentu akan dilanjutkan dengan Nota Perjanjian Hibah Daerah (NPHD), agar anggaran tersebut dapat dimanfaatkan sesuai pengajuan yang dilakukan Bawaslu Padang.

Ia menyebutkan anggaran Rp16 miliar lebih itu diperuntukkan sebagian besar untuk tenaga ad hoc mulai dari honor pengawas kecamatan, pengawas kelurahan, pengawas tempat pemungutan suara (TPS).

“Ini memang memakan anggaran yang cukup besar,” kata dia pula.

Kemudian anggaran sosialisasi pengawasan yang dilakukan oleh Bawaslu Padang secara berkelanjutan kepada pihak terkait dan masyarakat.

“Kami tidak ada melakukan pengadaan barang atau lainnya. Semua itu hanya dilakukan KPU,” kata dia lagi.

Sedangkan untuk Pemilu Legislatif (Pileg) dan Pemilu Presiden (Pilpres) 2024 anggaran tersebut disediakan di APBN yang disalurkan ke Bawaslu Sumbar. Bawaslu Padang sifatnya mengajukan kebutuhan anggaran untuk kegiatan saja.

“Kami belum satker, sehingga setiap butuh anggaran kami ajukan ke Bawaslu Sumbar,” kata dia.

Sebelumnya, Bawaslu Kota Padang telah membuka pendaftaran panitia pengawas pemilu (panwaslu) kecamatan 2024 untuk 11 kecamatan yang ada di daerah setempat.

Setiap kecamatan akan ditempati tiga panwaslu, sehingga total ada 33 orang yang akan direkrut Bawaslu Padang dan hingga penutupan pendaftaran ada lima ribu orang lebih yang mendaftarkan diri mereka sebagai pengawas pemilu tingkat kecamatan. (Tim/dikutip dari ANTARA.NEWS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Lain

Ketua RW.011 yang Direkomendasikan DPRD Kota Tangerang Tidak Sah, Melanggar Permendagri No 18/2018

Tangerang, detif.id Sehubungan pemilihan Ketua Rukun Warga (RW).011 Taman Jaya, Kelurahan Cipondoh Makmur, Kecamatan Cipondoh, pada tanggal 30 Desember 2025 yang lalu, antara Candra...

Tutup Segera Wijaya 37 di Gang Macan, Daan Mogot yang Menggelar TPPO?

Jakarta, detif.id Lokasi prostitusi berkedok diskotik/karaoke disebut menggelar pijat esek-esek dan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO). Informasi ini terungkap berkat keterangan seorang tamu bernama Aliong (bukan...

Praktek Perdagangan Manusia Berkedok Panti Pijat dan Bar Beroperasi di Clover Lounge & Massage Green Like City, Kosambi, Jakarta Barat?

Jakarta, detif.id Berdasarkan aduan masyarakat, ditengarai ada kegiatan yang menyimpang di Clover Lounge & Massage Green Like City, Kelurahan Kosambi, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat....

More like this
Related

Ketua RW.011 yang Direkomendasikan DPRD Kota Tangerang Tidak Sah, Melanggar Permendagri No 18/2018

Tangerang, detif.id Sehubungan pemilihan Ketua Rukun Warga (RW).011 Taman...

Tutup Segera Wijaya 37 di Gang Macan, Daan Mogot yang Menggelar TPPO?

Jakarta, detif.id Lokasi prostitusi berkedok diskotik/karaoke disebut menggelar pijat esek-esek...

Pemilihan Ulang Ketua RW. 011 Taman Jaya Segera Dilaksanakan?

Tangerang, detif.id Camat Cipondoh, Muhammad Marwan, S,I.P Kota Tangerang, kepada...